Fool



TUHAN……………. Terimakasih banyak untuk hari ini…. Hari ini aku benar-benar bisa merasakan kasihMu dalam hidupku. Bukan karena semua keberuntungan dan berkat yang Engkau beri tapi lewat setiap kelemahanku dan kebodohanku, Engkau menunjukan kebesaranMu!  Terima kasih untuk kasih setiaMu yang tak pernah berhenti dan terlambat untuk bersinar!
Aku tahu aku BODOH! Teramat sangat BODOH!
            Petualanganku hari ini dimulai dari sarapan dengan beribu petuah dari ibu dan Ayahku. Tentunya karena aku yang masih gagal untuk mengolah waktu dan lebih menganggap segala sesuatu secara gampang. Aku baru menceritakan adanya beasiswa dari ASTRA kemarin lusa (3/01) sedangkan pendaftaran terakhir itu kemarin, Jumat (4/01). Langsung saja ibuku begitu sigap membantuku mengurusi syarat-syarat pendaftaran beasiswa itu. Mulai dari berkas-berkas yang harus dicopy hingga pas foto dadakan pun dijabanin. Mantapkan ibuku! Tidak tahu deh gimana kalau aku gak punya ibu…. Love you mom :*
            Lalu aku beranikan diri untuk menelpon Bu Risma untuk memberitahu bagaimana cara untuk melengkapi berkas-berkas yang harus didapat dari sekolah, yaitu Surat Keterangan dari Kepala Sekolah. Berbekal dari pesan Bu Risma yang katanya langsung saja minta ketik ke TU ya, aku  ke sana. Memang sikapku ini mengundang kotroversi di kalangan petugas TU, banyak dari mereka yang justru malah mencemoohku dan bersikap “iiiyyuuuuuuuuuuuhhh”. Mungkin aku  yang kurang sopan atau aku yang terlalu memaksa semua harus terlaksana hari itu juga.
            Hingga akhirnya ibuku yang tiba-tiba datang ke sekolah dan berusaha membantuku. Ibu ikut turun tangan dengan memohon-mohon akhirnya dapat juga restu dari salah satu staf TU yaitu Bu Sri. Mungkin itu salah satu kebodohanku atau kelalaianku, aku lupa memohon-mohon. Aku terlalu sombong untuk melakukan hal itu! Sebuah kesalahan fatal yang bodoh. Sangat BODOH! Tapi ada seorang staf TU yang mungkin iba denganku. Beliaulah seorang Malaikat tanpa sayap pertama yang membantuku, Pak Agung-beliau yang membantuku mengetik Surat Keterangan itu.
            Semua orang di TU berkata kalau Pak Ardin (Kepsek) tidak akan datang hari ini. Yap,entah…. Entah gak tahu apa yang bisa aku lakuka lagi. Ditemani ibuku yang luar biasa, aku tetap menunggu .. menunggu kedatangan sang Malaikat, Pak Ardin.
              Hingga akhirnya Malaikat itu datang, aku tak tahu kapan dia datang-kapan dia tiba dan masuk ke ruangannya. Tiba-tiba bu Sri memanggilku dan ibu menanyakan bekas-berkas mana saja yang harus ditandatangani oleh sang Malaikat. Betapa beruntungnya aku hari ini…. Semua karena TUHAN.. semua karena doa dari orangtuaku.. semua karena banyak Malaikat di sekitarku. Terima kasih untuk semua kesempatan yang masih kalian berikan untukku.
            Setelah semua urusan tentang sekolah selesai, aku bergegas pergi ke kantor Ayah lalu lagsung ke kantor ASTRA untuk menyerahkan berkas-berkas tersebut. Puji Tuhan perjalanan lancar, gak macet sama sekali, baru mulai macet setelah dari kantor Ayah menuju Sunter. Aku nungguin ayah dulu sebentar, mungkin ayah sedang mengurus surat izin untuk keluar kantor.
            Yap, perjalananpun dimulai. Tahu gak, sepanjang jalan aku nangis. Aku seneng, sedih, terharu dan kecewa sama diriku sendiri. Puji Tuhan bangeeeett……. Walaupun macet cet cet cet tapi perjalanan kami selamat. Pulangnya ayah mengantarkanku Cuma sampe di Jalan Baru. Ayah juga pinjem tasku, katanya sih mau bawnya pulang laptop yang sudah ia pesan dari temannya. Tahu gak sih, di dalam tas itu ada celana panjang dan di dalam kantongnya ada uang yang lumayan besar….tapi aku tidak sempat mengambilnya karena ayah keburu menarik tas itu dan menyuruhku segera pulang. Ya sudah pulanglah aku ini.
            Di pejalanan pulang rasanya legaaaaa……. Plong, agak ngantuk juga sih kan abis nangis tadi.. hehehe :p Sampai di rumah laper dan ngantuk banget. Jadi langsung teparlah aku -_-
            Ayah pulang ke rumah dengan membawa laptop yang ia janjikan itu. Tapi sedihnya di tasku-di kantong celana itu- semua uangku hilang! What? Aku baru mau menabung hari Senin besok, soalnya Bank masih tutup tapi sekarang uangnya hilang semua…. L apa yang harus aku lakukan sekarang? Mana uang itu pemberian dari Bude Ani, bukan uangku asli..:”( aku sedih banget…. Jumlah uang itu 1,15 juta rupiah… lumayan banget kan? Sayang bangeeet kan?
Aku berasa benar-benar BODOH! L
            Rencananya besok aku mau ngaku ke Bude Ani kalau uangnya hilang…. Maafkan aku ayah, ibu, ibu & bapak Guru serta Bude Ani….. maaf…… maaf

Komentar